DIALEKSIS.COM | Feature - Deru angin gunung dan gemuruh ombak lautan, teranyam kisah-kisah yang tak lekang oleh waktu. Hikayat Aceh, dengan kekayaannya yang tak terperikan, bukan sekadar narasi yang menghibur. Ia adalah sulaman nilai-nilai, doa-doa, dan panduan hidup yang meresap dalam setiap denyut nadi masyarakatnya. Di dalamnya, alam berbicara, manusia mendengar, dan semesta mengukir jejak harmoni.
DIALEKSIS.COM | Lhokseumawe - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Lhokseumawe menuturkan nasib jurnalis melalui video hikayat Aceh dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) AJI Indonesia ke-30 pada 9 Agustus 2024 mendatang.
DIALEKSIS.COM | Aceh menyimpan hikayat-hikayat luhur yang menjadi warisan berharga bagi masyarakat. Lebih dari sekadar cerita, hikayat juga berperan penting dalam mendidik dan membentuk karakter masyarakat Aceh.
Hikayat, dengan kekayaan nilai-nilai moral dan kearifan lokal, menjadi media edukasi yang tak ternilai bagi masyarakat. Hikayat Aceh bukan legenda atau mitos, melainkan kumpulan cerita yang membawa pesan moral, etika, dan tuntunan hidup yang mendalam.
DIALEKSIS.COM | Aceh - Kontingen Kabupaten Aceh Besar kembali mengukir prestasi gemilang di ajang PKA ke-8. Kali ini duta budaya dari Bumi Seulawah itu meraih juara pertama dalam kategori Lomba Mengarang dan Baca Hikayat pada Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-8 di Kompleks Taman Budaya Kota Banda Aceh, Jum'at (10/11/2023).
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) menetapkan Pidato Sukarno 'To Build the World a New', Pertemuan Pertama Gerakan Non-Blok, dan Hikayat Aceh, sebagai Ingatan Kolektif Dunia (Memory of the World).
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Hikayat Aceh resmi diakui sebagai warisan dunia oleh PBB untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan. Manuskrip-manuskrip tersebut tertulis dalam daftar memori dunia UNESCO global (Global UNESCO Memory of the World Register).
DIALEKSIS.COM | Aceh - Badan PBB untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan atau UNESCO resmi mengakui Hikayat Aceh sebagai warisan dunia. Manuskrip-manuskrip tersebut tertulis dalam Daftar Memori Dunia UNESCO global (Global UNESCO Memory of the World Register).